Cuma punya modal yakin.
Tak bertemu bukan berarti tak menunggu.
Tak menyapa bukan berarti tak ada rasa.
Tak mengirim pesan bukan berarti tak mengharapkan.
Sebenarnya perihal sayang beserta cinta kasih itu sudah besar dan semakin terpupuk hingga saat ini.
Hanya saja, aku lebih paham dengan keadaan dan tahu diri.
Meskipun dalam keheningan kuberduaan dengan-Nya bahkan merengek memintamu pada-Nya. Tak masalah bagiku.
Tapi di akhir cerita, bagaimana pun nanti jadinya, aku harus bisa menerima segala ketetapan dari-Nya.
Besar harapan dan semogaku yang terindah.
Ya, tak harus mewah.
Yang penting bisa sah.
Bersabarlah, sedikit lagi.
Bertahanlah, dalam perjuangan ini.
Kuatlah, wahai hati yang sering diuji.
Bersyukurlah, karena masih bisa tersenyum hingga saat ini.
Tak ada perjuangan yang sia-sia dan tak ada penantian yang berakhir biasa saja. Kelak semuanya pasti nampak dengan sesuatu yang luar biasa.
Tunggu saja...